“Wahai (calon) ibu..inginkah
anak2mu tidak jajan sembarangan?”
Kayaknya kok sepele ya, tapi menarik jua membahasnya. Dari
pada ngebahas yang galau2 gitu mending bahas yang ini kali ya, parenting, kan
nantinyaa kita bakal jadi ibu, insya Allah. nyiapin bekal yuks. Disini aku
ingin men-curah-kan uneg2ku, (curneg)hehehe.. XD
Aku mendapatkan ilmu ini dari rekaman kajian yang aku dengar
beberapa waktu yang lalu. Begini, ummahat yang keren binti cakep
–ilmu,kesalihahan- menerangkan pentingnya kita mendidik anak kita dalam hal
halal haram terutama makanan atau jajanan. Kalau kita gak menjelaskannya
tentang halal haram sejak dini akan terjadi beberapa kemungkinan kedepannya.
Wah, gaswat! Bisa2 gampang jajan sembarangan, bisaaaa ok2 saja dikasih daging
babi sama temennya non islam. Mau? Hhiiiiiiiiiiii....! Malah pernah denger
berita, ada anak SD yang keseringan jajan sembarangan jadi jatuh sakit dan
akhirnya meninggal. T__T oh nooooooo...
Dimulai aja ya kisahnya. Seusai pengajian ibu2 biasanya
banyak pedagang yang menjajakan dagangannya. Ibu2?? biasalah bawa anak2.
Suatu hari setelah pulang pengajian, putra(i) ummahat kece
itu minta jajan siomay. Saat itu ramai banget anak2 lain pada jajan siomay
juga. Karena memang ga biasa jajan sembarang, apalagi gaje (ga jelas) halal
haramnya. Hemm.. Ummahat kece itu menanyakan pada si penjual dengan sopan,
“jual apa pak?”
“bakso bu, namanya bakso tusuk”
“ooo...terbuat dari apa?”
“campuran dari kanji, terigu dan ayam...”
ayam??? deg!ragu... Ummahat
keren itu bilang, “nak..sioamaynya terbuat dari daging ayam. Tapi kita ga tahu
daging ayamnya itu halal atau haram. Ga usah aja ya nak.”
“iya mi....” jawab anak ummahat keren
*mak jleb2* keren banget bisa senurut itu ya?
Kalo ga dijelasin sebelumnya bakalan meraung2 gaya anak
kecil minta dibeliin, ga urusan deh halal atau haram. Apalagi temen2nya pada
beli siomay. Anak kecil, biasanya gampang pengenan tho??aku yang radak gede aja
pengenan kok #eh? :x
Tambahan lagi, ”karena makanan yang haram meskipun sedikit
saja masuk ke dalam tubuh akan berdampak buruk pada anak2, ga salah kalo anak2
kita diajak ngaji susah, diajak sholat ga mau, mengahafal quran susah...diarahkan
kebaikan susah!” *hhhuhu.. jleb2 kayak ketusuk linggis
Mendengar kisah tersebut, membuatku merenung. Memikirkanya
sampai berjam2. “duh, benar juga ya, jajan sembarangan selain berdampak buruk
bagi kesehatan, dompet, dan juga keselamatan anak sendiri” -_- heyy yang suka
jajan sembarang, masih tetep?
Huuaaaa... Sebagai ibu yang keren itu (kayak ummahat kece)
juga harus bisa menguasai ilmu perdapuran. Kelak lidah anak2 kita terbiasa
dengan masakan kita. Kalo sudah begini akan kecanduan dan yang menjadi harapan
selektif dalam memilah makanan, ga hanya halal tapi juga thoyib.
Kalo sejak kecil sudah kita tanamkan kesadaran makan dirumah
hanya masakan kita, dan tidak ada jajan sembarangan. Seperti ummahat kece itu. Hemmm..
ga salah sasaran klo dapat pujian, “masakan umi paling eunak tenan” padahal
cuma telur ceplok. “masakan umi ngangenin” padahal nasi goreng biasa. Yah
ummahat kece itu cukup menyita perhatianku, meski aku belum pernah ketemu di
dunyat hanya mendengarkan kajiannya lewat rekaman.hiks.. yang sukses mendidik
anak2nya ga jajan tapi justru gemar sedekah. Semoga suatu saat bisa ketemu
langsung. #dream
Oya, jadi inget. ummahat kece itu ngajarin putra(i)nya cara
bertanya yg baik sama tukang penjual, kalo mau membeli ^^ unik, menggelitik,
tapi ga ada salahnya ilmu ini dipraktekin lagi ke anak2 kita (nantinya).
Misalnya, tanya sama penjual bakso.
“Pak..pak..baksonya terbuat dari daging sapi ya?” gaya
bertanya anak kecil
“Oh iya..”jawab penjual bakso
“Halal gak pak?”ala anak kecil
“Oya halal...”
“Halal itu apa pak?”
“Pokoknya ya halal..”
“Pake pokoknya segala, halal itu... sapinya disembelih pake
bismillah pak...”
“O..ya gak tahu, belinya dipemotongan...”
Lapor sama Umi
“mi..umi..abangnya gak tahu, dagingnya halal atau haram. Gimana
nih?”
“gak usah aja ya nak...”
Hihihi..*semoga anak2ku nanti bisa seperti ini :D so sweet
banget ya...?ibu yang cerdas tentunya mendidik anak2nya dengan cara yang cerdas
pula. Apalagi menyangkut makanan, makanan yg baik akan mempengaruhi akhlak
anak2 kita. Selamat bersiap2 jadi ibu yang baik, ukhti-ukhti shalihah.. ^^
Sumber : rekaman kajian www.radiokrph.com
Agar Tumbuh Kembang Anak Sesuai
Syariat-Ustadzah Nunung Bintari

Tidak ada komentar:
Posting Komentar